CATATAN KREATIFITAS BERSAMA IBU SEREPINA TIUR MAIDA, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom. PERTEMUAN -1

LISBET RIKAYANTI / NIM. 183124340220018 / FAK. EKONOMI / PRODI. MANAJEMEN / UNIVERSITAS MPU TANTULAR


 

PROSES KREATIFITAS

Ada 4 tahapan dalam proses kreatifitas  yaitu :

1.Tahap Persiapan

Memformulasikan suatu masalah dan membuat usaha awal untuk memecahkannya.

2.Tahap Inkubasi

Masa di mana tidak ada usaha yang dilakukan secara langsung untuk memecahkan masalah dan perhatian dialihkan sejenak pada hal yang lain. Tahap inkubasi dapat membebaskan kita dari pikiran-pikiran yang melelahkan akibat proses pemecahan masalah. Menghentikan proses pemecahan masalah dalam beberapa waktu untuk menyusun kembali pemikiran-pemikiran kita terhadap masalah yang kita hadapi. Melupakan sebuah masalah yang berat dalam sementara waktu dapat membantu kita untuk menemukan ide-ide baru yang lebih sesuai untuk menyelesaikan suatu masalah. Tahap ini juga dapat membantu kita dalam proses kreatif, karena dalam tahap ini kita seringkali dapat memecahkan suatu masalah dengan tanpa kita sadari.

3.Tahap Iluminasi

Pada tahap inkubasi tidak selalu memicu terjadinya iluminasi atau pencerahan. Pada saat iluminasi terjadi, jalan terang menuju permasalahan mulai terbuka. Kita akan merasakan sensasi kegembiraan yang luar biasa, karena pemahaman meningkat, semua ide muncul dan ide tersebut saling melengkapi untuk menyelesaikan suatu permasalahan.

4.Tahap Verifikasi

Setelah sebuah ide ditemukan, maka ide tersebut harus diuji. Tahap ini merupakan tahap untuk menguji sebuah produk hasil proses kreatif untuk membuktikan legimitasinya. Tahap verifikasi umumnya lebih singkat dari pada tahap-tahap sebelumnya, karena tahap ini hanya menguji dan meninjau kembali hasil perhitungan seseorang dan juga untuk melihat apakah penemuannya itu berhasil atau tidak.


Tanggapan dari materi dosen melalui link zoom : 

1. Small group discussion 
    Setiap pokok bahas materi perkuliahan dengan diskusi online melalui : via zoom, via whatsapp, dan via whatsapp group.

2. Presentasi kelompok 
    Materi bahas dilakukan diskusi kelompok secara online dengan membagi beberapa orang pada setiap bagian dengan memaparkan hasil kerja kelompoknya. 

3. Role play dan simulation 
    Metode pembelajaran eksperimental dimana role play baik amatir maupun profesional berimprovisasi dengan mahasiswa / mahasiswi sebagai bagian dari skenario simulasi. 

4. Case study 
    Suatu strategi riset, penelaahan empiris yang menyelidiki suatu gejala dalam latar kehidupan nyata. 

5. Discovery learning 
    Memahami konsep, arti, dan hubungan melalui proses intuitif untuk akhirnya sampai kepada suatu kesimpulan. 

6. Student centerered learning 
    Sistem pembelajaran berpusat pada siswa adalah sistem yang harusnya dibangun oleh siswa tanpa harus mengandalkan pengajaran dari guru. 

7. Setiap mahasiswa / mahasiswi membuat blog pribadi sebagai karya tulis catatan selama dosen menerangkan melalui link zoom minimal 1 semester 8 kali tulisan dan di publish di blog masing - masing mahasiwa / mahasiswi 

8. Collaborative learning 
    Untuk membangun dan mengembangkan pengetahuan mahasiswa / mahasiswi agar mahasiswa / mahasiswi pandai dalam pemikiran dan meningkatkan kemampuan mental sehingga mahasiwa / mahasiswi dapat aktif bekerja sama dalam kelompok. 

9. Talking stick and quis 
    Tipe quis salah satu metode pembelajaran bagi mahasiswa / mahasiswi yang membangkit semangat dan pola pikir. Dan 6 kali dalam 1 semester dilaksanakan quis untuk menambahkan poin nilai akhir.

Komentar